Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Blogger on Board (7): First Voyage Concluded

Gambar
Ada jumpa, ada pisah. Ada awal, ada akhir. Tak terasa telah dua pekan penulis berada di atas kapal patroli, membersamai rekan-rekan lain melaksanakan tugas patroli. Ada beberapa hal yang dapat penulis simpulkan dari pengalaman baru ini, yang semoga dapat memberi manfaat bagi rekan-rekan yang tertarik dengan dunia patroli laut. Monggo disimak:

Blogger on Board (6): Makin Religius

Gambar
Kalau kata pepatah, "banyak jalan menuju Roma". Kalau di patroli laut, pepatahnya adalah "banyak jalan kecemplung laut". Entah saat berpindah dari dermaga ke kapal atau sebaliknya, saat pemeriksaan sarana pengangkut, atau bahkan kalau meleng saat sedang berjalan ke bagian lain kapal, terutama saat kapal sedang berjalan. Nggak percaya? Coba lihat ini:

Blogger on Board (5): Pemeriksaan Kapal

Gambar
Akhirnya dalam satu momen di perairan sebelah tenggara Pulau Celebes, satgas patroli laut yang penulis tengah bertugas di dalamnya, melakukan pemeriksaan terhadap beberapa sarana pengangkut (sarkut) yang melintas.

Blogger on Board (4): What to Cope on Board

Gambar
Finally, after a week at the harbour, the ship started to move. I was so excited to feel the adventure lies ahead of me. This is my first duty on board (as i told you several days ago) and the first time i'd be travelling on a ship for a longer period (my last trip with ferry lasted about an hour or so, from Batam to Tanjung Balai Karimun vice versa). Yohohohoho. Finally i had a chance to feel what our dear Marine Customs Officers (or i'd rather say, Crews?) feel everyday, first hand. And somehow i ended up written it in English (unlike my previous posts). It's been a long time since my last English-written article, so feel free to correct my grammatical errors. Sooo, this is my notes about (obviously written on the title) 'what to cope on board'. Let's check it out:

Blogger on Board (3): Against Boredom

Gambar
Sebagaimana penulis bilang di postingan sebelumnya, setiap kerjaan pasti bakal ada bosennya. Bahkan yang kerjanya sesuai passion dan hobi pun, bisa jadi di suatu titik akan mengalami titik jenuh dan ingin sesuatu yang fresh, baru dan berbeda.
Lalu bagaimana dengan para kru kapal patroli yang kesehariannya hidup di atas kapal?

Blogger on Board (2) : Myths vs Facts

Gambar
Beberapa waktu lalu, adik-adik dari spesialisasi Kepabeanan dan Cukai, PKN STAN yang melakukan PKL di Kantor Pusat DJBC sempat berkunjung ke unit kerja penulis (Subdirektorat Patroli Laut). Ketika ngobrol-ngobrol tentang patroli laut, ternyata mereka semacam menerima informasi yang tidak berimbang, sehingga memberikan ketakutan tersendiri untuk bergabung dengan unit patroli laut.

Untuk itu, maka hari ini penulis akan bahas beberapa hal yang adik-adik takutkan, apakah benar demikian atau tidak. Oh ya, kasus ini untuk kapal berukuran 38m yang penulis saat ini naiki ya, kalau ukuran 60, 28, ada beda tentunya. Apalagi speedboat yang ukurannya sekitar 10m-an, tentu tak sama. Karena penulis baru pertama kali ikut patroli maka tentu pemahaman penulis amat terbatas, sebatas yang penulis alami ini. Apabila ada senior-senior yang berkecimpung di dunia patroli laut Bea Cukai ingin mengoreksi/menambahkan, tentu sangat penulis apresiasi. Jadi monggo diisi di kolom komentar nanti.
Check this out

Blogger on Board

Gambar
Pembaca sekalian. Jadi sebagaimana penulis bahas kemarin, hari ini penulis tengah menjalani misi patroli laut untuk kali pertama. Patroli laut yang merupakan salah satu wujud kegiatan pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas arus barang yang melintasi batas negara, jujur saja, bukan merupakan penugasan yang diidam-idamkan insan muda Bea Cukai. Lagian, siapa sih yang mau tinggal di kapal, terombang-ambing di laut, makan mi instan (eh ini sih semua suka) dan makanan kalengan lain sepanjang perjalanan, ngga ada sinyal, dan seabrek ketidakasikan lain selama patroli?
Penulis berkesempatan menjalani misi ini dan mencoba melakukan debunk atas mitos-mitos negatif yang menyertai kegiatan patroli laut. Tentu dari kacamata orang awam yang baru sekali patroli.

Is it that bad? Or it isn't? Check this out Guys

Baru Nih

Gambar
Pembaca sekalian, nanya nih. Coba jawab ya.
Satu. Kapan terakhir kali Anda melakukan sesuatu yang sama sekali baru dan belum pernah Anda lakukan sebelumnya? Dua. Kapan terakhir kali Anda datang ke suatu tempat yang sama sekali baru dan belum pernah Anda kunjungi sebelumnya? Tiga. Kapan terakhir kali Anda bertemu orang-orang yang sama sekali baru dan belum pernah Anda jumpai sebelumnya?