Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Fatherman (2)

Lanjutan dari kajian Ustadz Bendri Jaisyurrahman bulan lalu, tentang fatherman. Tanpa basa basi, sok disimak:

Narasi: 5 Sikap Dasar DJBC

Narasi (nasihat Rabu siang) hari ini menghadirkan Pak Danang dr IKC, yg membawakan tema "sikap dasar DJBC". Kredit untuk Mas Topik yang turut berperan dalam pembentukan sikap dasar DJBC πŸ‘πŸΌπŸ‘πŸΌπŸ‘πŸΌ

Budaya Warisan Sahabat, Sebagai Tongkat Estafet bagi Umat

Gambar
Alkisah, terdapat sebuah budaya yang baik di kalangan sahabat generasi pertama, yang menjadikan estafet dakwah dan eksistensi Islam terus bertambah. Pembiasaan suatu bentuk amalan ini, walaupun sedikit, ikut berkontribusi dalam menambah populasi umat. Kebiasaan apakah ini?

Renungan Minggu Sore

Warning!!!
Sebelum pembaca lanjut, penulis nanya dulu nih. Pembaca percaya ngga dengan hari akhir, life after death, di mana setelah kematian nanti, akan ada kehidupan lagi (ressurection), dan ada pembalasan bagi setiap perbuatan kita di dunia? Atau, pembaca termasuk pemercaya aliran you only live once di mana segala perbuatan akan ada balasannya di dunia saja, dan selepas dunia ini tak ada apa-apa lagi? Kalau Anda termasuk kelompok pertama, silahkan lanjut baca.  Tapi kalau Anda kelompok kedua, ngga ada gunanya baca artikel ini. Toh Anda ngga percaya hari akhir kan?

Beda Diizinkan dan Diridhoi

Gambar
Sebagai anak, sedikit banyak kita semua pasti pernah mengalami momen di mana kita ngotot meminta sesuatu pada orangtua, yang pada akhirnya orangtua dengan berat mengizinkan setelah awalnya melarang. Ridho sih enggak, tapi diizinkan juga akhirnya.