Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

"Kemeriahan" Tahun Baru dari Beberapa Belahan Dunia

Gambar

Akhir Tahun 2013... What Have You (We) Done?

Tahun 2013 akan segera berakhir dalam hitungan jam. Lalu apa saja yang telah kita lewati tahun ini? Beberapa orang mungkin telah melewati tahun ini dengan pencapaian-pencapaian menakjubkan (topskor kompetisi elit eropa dalam satu tahun kalender, misalnya, atau menjuarai beberapa kompetisi pramusim), sementara orang kebanyakan seperti penulis mungkin tak banyak yang bisa dibanggakan. Well, bagaimana dengan para pembaca sendiri? Puaskan dengan apa saja yang telah dilakukan sepanjang tahun ini? Adakah peningkaan kualitas diri yang telah dilakukan?  Oke, ini bukan menghakimi. Namun coba kita sejenak introspeksi diri. Mari sejenak melakukan refleksi akhir tahun bagi diri kita sendiri (bukan pijat refeksi ya). Ilmu kita, meningkat kah? Kinerja kita? IP udah bagusan nggak (buat yang masih kuliah)? Ibadah, makin rajin apa makin anjlok? Sedekahnya udah rutin nggak? Apa lagi nih, prestasi yang udah kita raih tahun ini? Hmm.. tentu masing-masing dari kita memiliki jawaban tersebut dalam hati. A…

Peradilan Teradil

Gambar
Di dunia kini, peradilan bukanlah tempat dimana keadilan yang sebenarnya dapat ditegakkan setegak-tegaknya. Masih ada kemungkinan hakimnya bisa disuap, pengacara berjuang demi yang bayar, ayat-ayat konstitusi bisa dipelintir sesuai kemauan, saksi-saksi bisa memberikan keterangan palsu penuh tipu daya. Peradilan dunia nampaknya tak lebih dari panggung sandiwara di mana penulis skenario adalah siapa yang mampu membayar lebih besar, yang bisa mengubah si salah menjadi saleh, dan si korban menjadi terdakwa. Di mana yang kuat dompetnya bakal kuat juga di meja hijau, dan yang tertindas akan makin tergilas. (tentu saja, masih ada hakim, pengacara, jaksa, saksi, dan perangkat peradilan lain yang benar-benar adil menjalankan amanatnya, insya Allah masih ada) Namun yakinlah, kelak, akan ada sebuah peradilan yang mana hakimnya tak bisa disuap, barang buktinya tak akan terbantahkan, dan saksi-saksinya tak akan berdusta. Sebuah peradilan ideal dimana setiap butir kebaikan akan dibalas dengan adil…

Tentang Dakwah (Lagi)

Dakwah itu mengajak kepada kebaikan, namun tak selalu ditanggapi baik; meski demikian teruskanlah, karena itu (mengerjakan kewajiban dakwah) adalah urusan antara kita dan Sang PenciptaMemang nggak semua orang mau ke arah yang baik, tergantung azam-nya masing-masing; jangan terpengaruh dengan reaksi orang lain, hiduplah dengan menetapkan standar-standar Islam, bukan standar-standar manusia yang bersifat relatif semataDakwah tetap wajib, meski kita sibuk oleh keluarga, pendidikan, pekerjaan, harta dan lainnya; tidak ada kata cuti dalam dakwahDakwahilah diri sendiri lebih dulu sebelum keluar mendakwahi orang lainPendakwah hanya mengajak, bukan pemberi hidayah; jangan mengharap hasilnya, karena Allah telah menetapkan hasil akhirnya, namun fokuslah pada proses yang kita lalui, jalani sebaik mungkin karena Allah menilai usaha kita
*kompilasi ilmu dari para pemateri Program Peningkatan Disiplin dan Penyambutan Jamaah Baru CCPNS KP DJBC, 11-15 Desember 2013

Be The Best

"...menjadi yang terbaik itu tidak melulu soal mengalahkan orang lain, namun memaksimalkan potensi yang kamu miliki sepenuhnya demi memberi manfaat sebaik-baiknya pada orang lain..."

*Pak Noeg, pada sesi pembekalan CCPNS KP DJBC pagi tadi Maka jika konsepnya demikian, 100 orang pun bisa menjadi 'the best' semuanya, tanpa harus saling mengalahkan. Gimana, Pembaca, bisa kan?